ArtikelBerita

Luncurkan PKPPS di Ponpes Al Fattah Lamongan, Menteri Wihaji: Santri Adalah Pilar Ketahanan Keluarga

Mediappaf/15/01 – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga), Dr. Wihaji , secara resmi meluncurkan program Pusat Kesehatan Pesantren dan Pelayanan Stunting (PKPPS) di Pondok Pesantren Al Fattah, Siman, Sekaran, Kabupaten Lamongan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar kementerian untuk melibatkan institusi pendidikan berbasis agama dalam percepatan penurunan stunting di Indonesia.

Pesantren Sebagai Basis Pendidikan Kesehatan

Wihaji menekankan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis karena menjadi tempat berkumpulnya generasi muda (santri) yang merupakan calon orang tua di masa depan.

“Pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tapi harus menjadi pusat peradaban kesehatan. Melalui PKPPS, kami ingin memastikan para santri memiliki pemahaman yang kuat tentang ketahanan keluarga dan pencegahan stunting sejak dini,” ujar Dr. Wihaji.

Tiga Pilar Utama PKPPS

Program yang diinisiasi di Ponpes Al Fattah ini mencakup tiga fokus utama:

  1. Pencegahan Stunting (War of Stunting): Memberikan edukasi gizi dan pemantauan kesehatan bagi lingkungan pesantren dan sekitar masyarakat.
  2. Kesehatan Reproduksi Remaja: Membekali santri dengan informasi kesehatan yang tepat untuk menyiapkan generasi masa depan yang berkualitas.
  3. Ketahanan Keluarga: Mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan ilmu kependudukan modern guna menciptakan keluarga yang mandiri dan sejahtera.

Kolaborasi “Bunga, Lebah, Madu”

Wihaji juga mengingatkan kembali filosofi kerja menterinya dalam menjalankan program ini. Beliau berharap PKPPS di Lamongan ini menjadi contoh kolaborasi yang manis seperti madu ( Honey ), dikerjakan dengan gotong royong seperti lebah ( Bee ), dan memberikan pelayanan yang ramah serta memikat seperti masyarakat bunga ( Flower ).

“Jika pesantren sudah bergerak, maka edukasi mengenai pentingnya gizi dan pencegahan pernikahan dini akan lebih mudah diterima oleh masyarakat luas. Ini adalah kunci menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Dukungan untuk Masyarakat Lamongan

Peluncuran ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi para santri di Ponpes Al Fattah, tetapi juga menjadi pilot project bagi pesantren-pesantren lain di Jawa Timur, khususnya dalam membantu pemerintah daerah menekan angka stunting secara signifikan melalui pendekatan yang religius dan saintifik.

 

Bantu support Akun Resmi PP Al-Fattah Induk Siman Sekaran Lamongan

FB : ponpesalfattahsiman

IG : ppalfattahsiman

YouTube: mediappalfattah

Bisnis : koppontren alfattah induk

Shares: