ArtikelBerita

Semangat Membara Santri Al Fatah di Panggung POS (Pekan Olimpiade Santri) Pondok Pesantren Al Fattah Siman Sekaran Lamongan

Siman.(25/10).baru-baru ini mencakup atmosfer persaingan yang sehat dan kebersamaan yang hangat dalam gelaran akbar Pekan Olimpiade Santri (POS) . Kegiatan tahunan dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) yang selalu dinanti ini sukses menarik antusiasme tinggi dari seluruh santri, yang bersemangat untuk mengembangkan bakat dan menunjukkan potensi terbaik mereka.

POS tahun ini mempertandingkan berbagai cabang yang menguji keterampilan akademik, seni, dan kedisiplinan, di antaranya:

  1. Pidato: Ajang para orator muda menguji kemampuan retorika dan keberanian berdiri di mimbar, menyampaikan pesan-pesan agama dan moral dengan penuh percaya diri.
  2. Nadzoman: Melestarikan tradisi keilmuan pesantren, lomba ini menguji kelancaran dan keindahan suara santri dalam melantunkan bait-bait nadzom (syair-syair ilmu).
  3. Sholawat Barzanji : Kompetisi melantunkan syair pujian kepada Nabi Muhammad, sholawat al barjanji ini menjadi momen spiritual, di mana para santri berlomba menghadirkan lantunan terindah dan penuh penghayatan.
  4. Kebersihan Kamar: Bukan hanya soal kemampuan intelektual dan seni, POS Al Fattah juga menanamkan nilai kedisiplinan dan kebersihan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan santri. Lomba kebersihan kamar menjadi tolok ukur kerapian dan tanggung jawab harian para penghuni pondok.
  5. Baca Kitab Kuning: Ini adalah salah satu lomba yang paling dinanti. Santri berlomba menunjukkan keahlian mereka dalam membaca, menerjemahkan, dan memahami teks-teks klasik (kitab kuning) dengan kaidah nahwu dan shorof yang benar. Ajang ini menegaskan komitmen pesantren dalam menjaga tradisi keilmuan salaf.

Terlihat jelas semangat membara dari para peserta di setiap sesi lomba. Teriakan dukungan, sorak sorai penonton, dan atmosfer kompetitif namun sportif menjadi pemandangan sehari-hari selama pekan olimpiade berlangsung. Terutama dalam lomba Baca Kitab Kuning , aura ketegangan dan fokus begitu terasa saat peserta berhadapan dengan teks-teks berbahasa Arab gundul.

(POS) bukan sekedar mencari juara, tetapi juga melatih mental, kedisiplinan, dan sportivitas.

Penulis         : ust. Samsul Hadi

Bantu support Akun Resmi PP Al-Fattah Induk Siman Sekaran Lamongan

FB               : ponpesalfattahsiman

IG                : ppalfattahsiman

Youtube       : mediappalfattah

Shares: